Peringatan Risiko: CFD adalah instrumen yang kompleks dan memiliki risiko tinggi kehilangan uang dengan cepat karena leverage. 73% akun investor ritel kehilangan uang ketika trading CFD dengan Tickmill UK Ltd. Anda harus mempertimbangkan apakah Anda memahami cara kerja CFD dan apakah Anda mampu mengambil risiko tinggi kehilangan uang Anda. Situs web ini hanya untuk tujuan informasi, dan tidak dimaksudkan untuk menarik investor dari Indonesia. Anda disarankan untuk mencari nasihat hukum independen sebelum mengakses situs ini dan/atau layanannya, untuk memastikan Anda mematuhi hukum setempat Anda.

FAQ

Temukan jawaban untuk pertanyaan paling populer mengenai trading dengan Tickmill.

Kondisi Trading

Bila Anda memiliki posisi dan ingin mempertahankan posisi tersebut tanpa menutupnya, Anda bisa menggulirkan atau memperpanjang kontrak ke bulan jatuh tempo berikutnya. Caranya, buka fungsi spread di platform trading dan buat order untuk menjual pada jatuh tempo. Kemudian, tentukan dan beli jatuh tempo berikutnya yang tersedia (biasanya bulan jatuh tempo berikutnya). Begitu dieksekusi, Anda akan menutup posisi dan memegang kontrak dengan bulan jatuh tempo baru.


Besar lot adalah jumlah standar instrumen finansial yang ditentukan oleh bursa. Dalam trading Kontrak Berjangka, besar lot adalah jumlah total unit dalam satu kontrak. Kontrak Berjangka yang diperdagangkan di bursa juga distandarkan. Satu produk kontrak Berjangka dapat mencakup 100 saham atau 1000 barrel minyak. Informasi ini dapat Anda baca di halaman Spesifikasi Kontrak.


Level 1 memberi akses ke harga live "top of the book" (Harga Bid dan Ask Terbaik). Level 2 atau 'Data Kedalaman Pasar' memberi akses ke harga real-time yang sama seperti Level 1, namun juga data kedalaman pasar yaitu harga bid dan ask terbaik ke-2, ke-3, ke-4, dan seterusnya. Data tidak tersedia sebelum Anda menentukan pilihan Data Pasar ketika memilih platform CQG.


Ada 2 cara utama untuk menutup posisi Kontrak Berjangka:

  1. Membuat posisi yang berlawanan arah adalah cara paling mudah dan umum digunakan. Jika Anda sebelumnya membeli satu lot, tutup dengan menjual satu lot. Posisi bersih Anda akan menjadi nol.
  2. Gulirkan posisi ke bulan kontrak berikutnya bila Anda tidak ingin melepas eksposur saat kontrak jatuh tempo.

Ketika volatilitas di pasar meningkat, persyaratan margin akan lebih besar. Ketika volatilitas di pasar rendah, margin akan lebih rendah pula. Beberapa faktor utama yang memengaruhi Futures adalah perubahan penawaran/permintaan (fundamental), perubahan kebijakan fiskal (belanja/pajak), peristiwa geopolitik penting, dan bencana alam.


Semua bursa atau lembaga kliring mengeluarkan kalender tanggal jatuh tempo Kontrak Berjangka spesifik yang menampilkan tanggal jatuh tempo pasti setiap produk Kontrak Berjangka yang ditawarkan. Ini biasanya dilakukan pada Jumat ketiga setiap bulan kontrak (Bulan Jatuh Tempo) yang tersedia.


Bursa Kontrak Berjangka adalah bursa keuangan terpusat tempat memperdagangkan kontrak berjangka atau futures standar. Orang-orang dapat membeli komoditas atau instrumen finansial dengan jumlah tertentu dan harga tertentu, serta waktu penyerahan tertentu di masa mendatang.


Clearing house atau lembaga kliring adalah institusi finansial yang dibentuk untuk memfasilitasi transaksi pembayaran, sekuritas, atau derivatif. Clearing house adalah penengah dua perusahaan kliring. Tujuannya adalah mengurangi risiko perusahaan anggota gagal memenuhi kewajiban mengenai penyelesaian transaksi.


''Open Interest' adalah total jumlah Kontrak Berjangka terbuka yang dipegang peserta pasar pada akhir hari trading. Ini digunakan sebagai indikator untuk menentukan sentimen pasar dan kekuatan tren harga.


'Volume Trading' adalah jumlah kontrak yang dibeli dan dijual selama rentang waktu tertentu. Ketika suatu kontrak futures diperdagangkan, baik dibeli atau dijual, transaksi tersebut disertakan dalam penghitungan volume trading kontrak itu. Contohnya, trader menjual satu kontrak futures S&P 500 dihitung sebagai 1 lot.


Sederhananya, 'margin awal' adalah dana yang diminta bursa dari anggotanya sebelum kontrak dibuka. Ini dapat dianggap seperti uang jaminan yang tidak dapat dikembalikan.

'Margin pemeliharaan' adalah dana yang harus selalu Anda pastikan tersedia untuk 'mempertahankan' posisi. Apabila dana turun hingga di bawah level itu, Anda akan diminta menyetorkan dana tambahan untuk mempertahankan posisi, atau posisi akan ditutup karena dana tidak memadai. Tujuannya adalah untuk melindungi klien dan broker, serta bursa yang menjamin penyelesaian setiap transaksi.